Pages

Ads 468x60px

Sabtu, 12 Maret 2011

"Marketing Muhammad"

Nabi Muhammad SAW sebelum diangkat menjadi Rasul merupakan pebisnis ulung pada jamannya. Pada usia 25 tahun, dia mulai berbisnis hingga manca negara. Kejujuran, kredibilitas dan kemuliaan akhlak beliau terkenal di seantero jazirah Arab. Beliau pun di beri gelar Al-Amin atau orang yang dapat dipercaya. Hal ini pula yang membuat Siti Khadijah, seorang pengusaha kaya raya terpikat padanya.

Setiap perusahaan ingin mendapatkan pelanggan yang setia. Pelanggan setia akan terus menerus menggunakan produk dan layanan kita sehingga dengan sendirinya akan menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Marketing yang dilakukan oleh Muhammad adalah inti dari buku ini di luar kapasitasnya sebagai Utusan Tuhan, tetapi sebagai seorang Pengusaha.

Muhammad pada saat berdagang tidak hanya sekedar melakukan transaksi, tetapi juga telah melakukan berbagai aktivitas untuk merebut mind share, market share, dan heart share bahkan soul share dengan menggunakan formula kejujuran, keikhlasan, silaturahmi dan murah hati.

Jujur, Ikhlas, Profesional, Silaturahmi dan Murah Hati merupakan esensi dari buku Marketing Muhammad, yang disebut penulis sebagai Soul Marketing yang apabila diaplikasikan akan menciptakan kepercayaan (trust) dan kesetiaan (loyalitas).

Soul Marketing merupakan pengembangan dari cara berdagang yang dilakukan oleh Muhammad, sehingga akan penuh dengan muatan etika dan moral. Soul Marketing sebagaimana konsep perekonomian islam, berakar pada pandangan khas dunia islam yang nilai - nilainya diambil dari ajaran etik sosial al - Quran dan Sunnah

Buku ini membahas secara luas strategi bisnis yang dijalankan Nabi Muhammad SAW sehingga beliau menjadi pebisnis yang sukses.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar